Selamat Datang di Website Resmi Humas Polres Tanah Bumbu

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI HUMAS POLRES TANAH BUMBU

slide humas

Loading...

Thursday, May 29, 2014

KUNJUNGAN KERJA DAN TATAP MUKA KETUA BHAYANGKARI POLDA KALSEL KE TANAH BUMBU

Batulicin, Cuaca di saat itu berawan dan agak mendung,dengan situasi Kab. Tanah Bumbu yang Kondusif aman dan terkendali hari Rabu Kemarin tanggal 28 Mei 2014 sekitar jam 09.00 waktu setempat seluruh personil Polres Tanah Bumbu melakukan persiapan untuk pengamanan Kunjungan Kerja Ketua Bhayangkari Kalsel Ibu Kapolda Kalsel,dan disaat itu juga Mendaratlah pesawat yang membawa rombongan Ketua Bhayangkari serta Ketua pegurus yayasan Kemala Bhayangkari di bandar udara bersujud. Disaat itu langsung disambut oleh Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Tanah Bumbu dan Pemberian Karangan Bunga oleh PCB ( Polisi Cilik Banua ) Polres Tanah Bumbu, setelah itu Rombongan beserta iring-iringan yang dikawal langsung oleh Sat Lantas Polres Tanah Bumbu bertolak menuju Polres Tanah Bumbu guna bersilaturahmi dengan segenap anggota Bhayangkari cabang Tanah Bumbu. Tidak Lama kemudian Rombongan langsung menuju Hotel Ebony untuk melakukan pertemuan Tatap Muka Ketuas Bhayangkari, Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan dalam Rangka Kunjungan Kerja ke Pengurus Cabang Bhayangkari dan Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanah Bumbu. Hal ini bertujuan untuk menunjukan rasa solidaritas,kebersamaan dan kekeluargaan serta keramah tamahan sebagai Pendamping Bhayangkara. Semoga pertemuan ini dapat memepererat tali silaaturahmi antar pengurus cabang Bhayangkari di seluruh Kalimantan Selatan.

Monday, May 19, 2014

GELAR UPACARA OPS SIMPATIK INTAN 2014 DI POLRES TANAH BUMBU

Batulicin,Kepolisian Resor Tanah Bumbu menggelar Operasi Simpatik 2014 guna menciptakan situasi aman dan tertib berlalu-lintas. Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Asep Taufik Sik di Batulicin, Senin mengatakan, Operasi Simpatik itu akan dilaksanakan selama lebih kurang 21 hari, dimulai 19 Mei 2014 hingga 9 Juni 2014 Upacara dimulainya Operasi Simpatik Intan 2014 itu dilakukan di halaman utama Polres Tanah Bumbu yang dimulai sekitar pukul 08.00 wita dengan Inspektur Upacara Kapolres Tanah Bumbu AKBP Asep Taufik SIK Kapolres menjelaskan, dalam Operasi Simpatik 2014 yang bersandikan "Simpatik Intan 2014" itu dalam pelaksanaan harus mengutamakan kegiatan atau tindakan preemtif, preventif, edukatif serta prioritas bagi para pengendara di jalan raya serta menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas. Sedangkan tindak tegas pelanggaran lalu lintas dalam Operasi Simpatik ini haruslah dilakukan secara selektif hanya pengendara/pengemudi yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas saja yang bisa dilakukan penindakkan. "Seluruh Polres dijajaran Polda kalsel semuanya melaksanakan Operasi Simpatik Intan 2014 karena ini sudah menjadi program tahunan Polda Kalsel untuk memberikan pengetahuan lalu lintas kepada masyarakat Kalsel pada umumnya," terang Saput usai memimpin upacara Operasi Simpatik Intan 2014 itu. Terus ditambahkan, tujuan dari Operasi Simpatik Intan yang digelar Polres Tanah Bumbu khusus Satuan Lalu Lintas itu diantaranya agar terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran serta menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu juga, untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta mengurangi tingkat pelanggaran terutama bagi pengemudi kendaraan bermotor serta terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra dalam berlalu lintas. Bukan itu Operasi Simpatik Intan 2014 itu sekaligus untuk mensosialisasikan Undang-Undang RI No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang saat ini sudah diberlakukan namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya UU baru tersebut. "Agar kegiatan ini mendapatkan hasil yang optimal dimata masyarakat maka kita harus dapat membangun opini positif terhadap citra Polantas dengan ramah, sopan dan tegas dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat," tutur pria berdarah Sunda itu” Kapolres juga menekan kepada seluruh personil yang melaksanakan Operasi Simpatik Intan 2014 itu agar benar-benar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab serta dilaksanakan secara prosedural, proposional dan profesional guna mencapai hasil yang diharapkan secara maksimal, demikian ucapnya

Tuesday, April 08, 2014

SOPIR TRAVEL LIAR BANJARMASIN-BATULICIN MEENCABULI ANAK DIBAWAH UMUR

Batulicin. - Peristiwa pencabulan anak di bawah umur terjadi di dalam mobil Travel sejenis Avanza/xenia (Travel Liar) jurusan Banjarmasin – Batulicin PP. Peristiwa pencabulan kali ini menimpa seorang bocah dibawah umur. Peristiwa pencabulan terjadi pada hari jumat tanggal 28 Maret 2014 sekitar jam 02.15(dini hari), berawal ketika anak perempuan berusia 15 tahun sebut saja Bunga bersama orang tuanya bepergian menggunakan jasa travel,selama dalam perjalanan tidak ada hal yang mencurigakan,perjalanan tersebut berawal dari Banjarmasin ke Batulicin,berharap dengan menggunakan jasa travel ini calon penumpang mendapatkan keamanan dan kenyamanan dari jasa travel tersebut,Tetapi tidak dengan Pak Majon Toto(ayah bunga) Setelah beberapa jam perjalanan dari Banjarmasin ke Batulicin,hari kian larut malam sekitar pukul 02.15 (dini hari) di dalam perjalanan antara desa Sungai Danau (Satui) menuju ke desa Guntung kec Kusan Hulu kab Tanah Bumbu,mendadak si sopir travel(Sholeh) ini merasa ngantuk berat yang tak tertahankan,lantas si sopir berkata kepada penumpang “pak saya mau istirahat dulu,bisa minta tolong gantikan saya menyupir pak”lalu ayah korban bersedia menggantikan si sopir tersebut yang bernama Sholeh. Lalau sholeh duduk disamping bunga dan entah kenapa,apa yang terlintas di dalam pikiran sholeh tersebut, sholeh melakukan hal yang tidak terpuji, sholeh melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap bunga dengan cara di pegang-pegang tubuh bunga oleh sholeh dan jari-jari sholeh dimasukkan kedalam kemaluan si bunga. Lalu perbuatan Bejat si Sopir Travel ini pun ketahuan berdasarkan pengakuan si anak yang pada saat membuang air kecil merasa perih / sakit, setelah ditanya orang tuanya bunga menjelaskan bahwa pada saat di perjalanan dalam mobil travel,dia di pegang-pegang oleh pelaku(sholeh), setelah mendengar penjelasan dari si bunga tersebut membuat Geram kedua Orang Tua si bunga. Dari kejadian tersebut Orang tua bunga keesokan harinya Sabtu tgl 29 Maret 2014 melaporkan hal tersebut ke Polres Tanah Bumbu untuk melaporkan kejadian tersebut.agar cepat ditindak lanjuti,dan dapat menangkap si pelaku (Sholeh) Dan saat ini si pelaku pencabulan tersebut yang bernama Sholeh telah tertangkap dan mendekam di Rutan Polres Tanah Bumbu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Untuk pelaku dikenakan pasal 82 Undang-undang perlindungan anak tahun 2002 no.23 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Diharapkan kepada seluruh pengguna jasa travel Banjarmasin – Batulicin agar lebih bijak dan cermat dalam memilih travel untuk bepergian,jangan memilih travel liar yang tidak ada badan usaha ataupun kantor loketnya,hal ini dimaksudkan agar apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita bisa langsung mengadu kepada pemilik travel tersebut,serta agar calon penumpang mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam perjalanan.semoga kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Friday, March 28, 2014

POLRES TANBU MASIH MENELUSURI SIAPA PEMBELI SENPI ILEGAL/RAKITAN

Batulicin, Jajaran penyidik Sat Reskrim Polres Tanah Bumbu Terus melakukan pendalaman terhadap keterangan tujuh pelaku yang diduga merupakan kawanan perakit senjata api. Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Tanbu AKP.Ronaldo Maradona siregar, hingga kini pihaknya masih mencari petunjuk lain dari keterangan 7 pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar undang-undang darurat. Selain mencari petunjuk dari tersangka lainnya,anggota kita juga terus berupaya mencari dilapangan. Saat ini baru satu keterangan dari satu tersangka yang kita dalami yaitu tersangka berinisial S yang pekerjaan awalnya adalah pandai besi. Sekecil apapun informasi masyarakat terkait kepemilikan senpi ini akan segeranya ditindaklanjuti anggota Sat Reskrim . Tolonga Masyarakat yang melihat agar segera memberitahu polisi jika ada yang memegang senjata api. Seluruh senpi yang diamankan tidak ada nomor serinya. Artinya memang senpi rakitan. Sebab jika senpi anggota ada nomor serinya. Untuk peluru itu yang masih dalam penyelidikan dan akan disampaikan infonya dengan wartawan kalau sudah pasti ada pemasoknya.